NYC

KNPI Ajak Pengusaha Indonesia Tembus Pasar Global di World Halal Summit 2025 Istanbul

DPP KNPI di bawah kepemimpinan Tantan Taufiq Lubis kembali menunjukkan komitmennya mendorong ekspansi ekonomi halal Indonesia ke level global.

Kali ini, KNPI hadir di World Halal Summit 2025 yang berlangsung 25–29 November di Istanbul Fuar Merkezi, Turki, dengan menggandeng sejumlah pengusaha daerah, nasional, serta Asosiasi Eksportir Indonesia.

Langkah ini menjadi upaya memperkuat jejaring internasional, sekaligus memperkenalkan potensi besar industri halal Indonesia yang terus dikembangkan para pengurus dan pembina KNPI berbasis pengusaha.

World Halal Summit dikenal sebagai salah satu panggung strategis bagi pelaku industri halal dunia. Forum ini mempertemukan regulator, pengusaha, buyer, hingga lembaga sertifikasi dari berbagai negara untuk bertukar wawasan, inovasi, serta peluang bisnis.

“Sebagai Ketua Umum DPP KNPI, saya percaya bahwa keikutsertaan dalam World Halal Summit 2025 akan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan potensi ekonomi syariah Indonesia dan memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama di industri halal global,” ujar Tantan, yang juga menjabat Ketua Kamar Dagang Industri Islam Indonesia.

Pada keikutsertaan tahun ini, KNPI membawa beberapa perusahaan dari sektor pertanian, perkebunan, hingga kuliner Nusantara bercitarasa global. Di antaranya PT Tani Agro Niaga Indonesia yang dipimpin Frans Tambunan, mantan Direksi ID Food; PT Nusantara Samudera Mandiri besutan pengusaha wanita Iin Inawati; serta Yaya Jaya, Nikke, dan Andrianto, mantan Komisaris Pelindo.

Mereka berkesempatan mengikuti rangkaian business meeting dengan buyer dari berbagai negara. Nilai peluang bisnis yang terbangun disebut mencapai ratusan miliar rupiah.

Partisipasi dalam World Halal Summit dan Expo ini dinilai memberi banyak manfaat bagi pelaku usaha Indonesia. Mulai dari peningkatan visibilitas produk halal, perluasan jaringan bisnis, hingga pemahaman terbaru tentang tren industri dan standar halal global.

“Dengan keterlibatan aktif KNPI dan para pengusaha, Indonesia diharapkan semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat pertumbuhan industri halal dunia,” pungkas Tantan dalam siaran persnya.